SELASARSURABAYA – Tren perjalanan mudik menggunakan kereta api kelas premium, menunjukkan peningkatan signifikan pada momen Lebaran 2026.
Direktur Komersial KAI Wisata Hetty Herawati, mengatakan perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut.
“Masyarakat mulai menikmati perjalanan dengan kereta api, tidak hanya sekadar berpindah tempat. Ini yang membuat okupansi KAI Wisata naik dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Hetty usai menyapa penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng, Selasa (24/3/2026) malam.

Berdasarkan data kinerja volume kumulatif periode 13–22 Maret 2026 (H-1 hingga H+10 Lebaran), total volume layanan KAI Wisata mencapai 48.152 penumpang, meningkat 154 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut melampaui target program 2026 sebesar 122 persen.
Untuk meningkatkan nilai pengalaman pengguna, KAI Wisata juga menggandeng Joglosemar untuk memperluas konektivitas dari first mile hingga last mile.
Fasilitas pendukung seperti Luxury Lounge kini turut tersedia bagi umum dengan tarif mulai Rp65.000 untuk durasi maksimal tiga jam, di mana penumpang kereta premium bisa mendapatkan akses gratis selama satu jam sebelum keberangkatan dengan fasilitas lengkap mulai dari charging station hingga hidangan.
Hetty mengatakan pihaknya juga menyiagakan layanan Shower & Locker dengan tarif mulai dari Rp10.000.
“Kami juga telah meluncurkan layanan e-porter yang dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dengan tarif flat Rp38.000, serta sedang mempersiapkan layanan Grab Koper untuk penjemputan dan pengantaran bagasi yang dijadwalkan meluncur setelah periode Lebaran,” terangnya.
Sebagai pelengkap ekosistem pariwisata, ditawarkan pula paket Shuttle Heritage Trip menuju Ambarawa dengan harga mulai Rp255.000. Paket ini menggabungkan sejarah dan transportasi, di mana peserta dijamin mendapatkan tiket naik Kereta Wisata Ambarawa. (rur)


