Senin, April 6, 2026
BerandaHeadlinesPemprov Jatim Tetapkan ASN WFH Seminggu Sekali, Dimulai Hari Rabu Pekan Depan

Pemprov Jatim Tetapkan ASN WFH Seminggu Sekali, Dimulai Hari Rabu Pekan Depan

SELASARSURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mulai menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) berkala bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya. Ini sebagai langkah konkret penghematan energi.

Strategi ini diambil setelah melalui perhitungan teknis yang menunjukkan setiap pegawai rata-rata menempuh jarak 28 kilometer per hari untuk mobilitas kantor.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan pemilihan hari Rabu sebagai jadwal WFH bertujuan untuk memutus potensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlebih jika kebijakan dilakukan berdekatan dengan akhir pekan atau long weekend.

Khofifah menyatakan, Pemprov Jatim akan mulai menerapkan sistem WFH bagi ASN guna menjaga kesinambungan pelayanan publik dan mendukung upaya pemerintah pusat dalam penghematan BBM.

“Mulai minggu depan WFH kita dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin Selasa Kamis dan Jumat kita bekerja secara optimal (di kantor),” ujarnya, dikutip Jumat (27/3/2026).

“Sistem WFH ini kita laksanakan selaras dengan kebijakan penghematan BBM dari pemerintah pusat,” sambungnya.

Khofifah menekankan, WFH bukan tambahan libur atau pun cuti, melainkan mekanisme kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan WFH merupakan pilihan tepat dibanding Work From Anywhere (WFA).

Alasannya, ketika seorang ASN melaksanakan tugasnya di rumah, maka akan terkonfirmasi oleh seluruh anggota keluarga sehingga dirasa lebih produktif dan saling memberikan dukungan.

“WFH di rumah seluruh anggota keluarga bisa melakukan monitoring bahwa suami/istri hingga anggota keluarga lain bisa turut mensuport sedang bekerja dan melaksanakan pekerjaan dari rumah,” terangnya.

Hari Rabu dipilih sebagai waktu yang tepat untuk pelaksanaan WFH, sebab jika dilakukan pada hari Jumat, terdapat kecenderungan libur panjang atau long weekend yang justru berpotensi meningkatkan konsumsi BBM.

Setelah dilakukan hitungan dan exercise, setiap pegawai Pemprov Jatim rata-rata menempuh jarak sekitar 14 km menuju kantor, atau total 28 km pulang-pergi setiap hari.

Dari jumlah tersebut, dapat diketahui penggunaan BBM rata-rata harian setiap pegawai.

“Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat ada kecenderungan pulang kampung, rekreasi dan kegiatan lain yang menghabiskan BBM lebih banyak karena berdekatan dengan Long Weekend,” pungkasnya. (gio)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments