SELASARSURABAYA – Senyum terus mengembang dari bibir pria paruh baya berkopyah putih itu. Sesekali tubuhnya mendekap bungkusan sembako di pangkuannya. Meski hujan deras terus mengguyur, tak sedikit pun melunturkan senyum pria bernama Moch Zuhdi itu.
“Alhamdulillah hujan itu berkah. Hari ini saya dapat sembako dan uang saku. Alhamdulillah untuk lebaran,” tutur pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang gali kubur itu.
Zuhdi merupakan satu dari ratusan kaum duafa yang pada Senin (9/3/2026) sore itu mendapat bantuan dari Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP).
Founder IPIP Asrilia Kurniati, mengatakan kegiatan bakti sosial (baksos) ini sengaja dibuat lebih tersegmentasi dibandingkan momen Ramadan tahun-tahun sebelumnya yang menyasar ribuan orang.
“Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan yang diterima setiap orang memiliki nilai yang lebih berbobot. Apalagi kehidupan ekonomi para pekerja sektor informal ini sering kali luput dari perhatian publik,” ujar Asrilia disela acara.

Kegiatan bakti sosial sore itu memang secara khusus menyasar pekerja informal seperti marbot, guru ngaji, hingga tukang gali kubur di Surabaya.
“Kepedulian terhadap profesi seperti penggali kubur atau guru ngaji masih sangat minim, padahal peran mereka sangat krusial di tengah masyarakat. Bayangkan, guru ngaji terkadang hanya menerima Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per bulan. Marbot dan penggali kubur bahkan seringnya hanya menerima pemberian seikhlasnya tanpa gaji tetap. Itulah alasan kami mengkhususkan bantuan untuk mereka tahun ini,” terang Asrilia.
Dalam kesempatan tersebut, setiap orang memperoleh bantuan senilai Rp675 ribu. Nilai tersebut terdiri dari paket sembako Rp200 ribu, santunan tunai Rp200 ribu dari IPIP dan para donatur, zakat Rp200 ribu dari anggota IPIP Ning Titin, serta kupon makan dan minum di Livin Land senilai Rp75 ribu.
“Dengan adanya bantuan ini, insya Allah bisa bermanfaat bagi mereka,” tandas Asrilia.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan sejumlah mitra IPIP, antara lain Bank Mandiri, Melodia, BHS, Truefindo, serta Mie Bola Mas. (rur)


