SELASARSURABAYA – Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan saat menjamu Madura United di stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026). Anak didik Bernardo Tavares harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2.
Tavares pun menyampaikan permohonan maaf kepada pendukung Persebaya, Bonek dan Bonita, atas kekalahan tersebut. Pria berkepala plontos ini mengaku memahami kekecewaan suporter karena Persebaya sudah dua kali gagal meraih tiga poin, yakni saat laga away pekan lalu dan di laga home pekan ini. Ia mengatakan, jajaran pelatih dan para pemain juga merasakan hal serupa setelah mendapat hasil negatif tersebut.
“Saya meminta maaf kepada Bonek dan Bonita. Kami tahu mereka menginginkan tiga poin, dan kami juga menginginkannya,” ujar Tavares seusai laga.
Pelatih asal Portugal itu mengapresiasi dukungan penuh suporter yang menciptakan atmosfer luar biasa sepanjang pertandingan di Stadion GBT Surabaya.
“Mereka sudah menciptakan atmosfer luar biasa untuk mendukung tim,” tukasnya.
Pelatih Persebaya itu menilai anak asuhnya sebenarnya sudah berjuang maksimal dan menciptakan banyak peluang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat Persebaya gagal memaksimalkan kesempatan.
“Pemain sudah memberikan segalanya di lapangan. Terkadang kami kurang beruntung,” tuturnya.
Ia juga menyebut Madura United tampil sangat efektif karena mampu mencetak dua gol dari sedikit peluang yang dimiliki.
Kekalahan ini membuat Persebaya gagal memanfaatkan laga kandang untuk menambah poin di papan klasemen. Persebaya masih tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara Super League dengan raihan total 42 poin hasil dari 11 kali menang, 9 kali imbang dan 8 kali kalah. (nan)


