Rabu, Agustus 5, 2026
BerandaMetro SurabayaKukuhkan 3 Guru Besar Baru, UKWMS Targetkan Tambah 20 Profesor

Kukuhkan 3 Guru Besar Baru, UKWMS Targetkan Tambah 20 Profesor

SELASARSURABAYA – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) akan mengukuhkan tiga guru besar baru. Ketiganya masing-masing berasal dari Fakultas Farmasi, Teknik, dan Teknologi Pertanian.

Pengukuhan ketiga akademisi tersebut akan berlangsung di Widya Mandala Hall, Komplek Kampus UKWMS Pakuwon City, pada Kamis (6/8/2026).

Rektor UKWMS, apt. Sumi Wijaya, S.Si., Ph.D., mengatakan penambahan tiga guru besar menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat kualitas akademik sekaligus meningkatkan kontribusi riset bagi masyarakat.

“Tahun ini, dengan tambahan tiga guru besar, jumlah profesor di UKWMS kembali bertambah. Dalam masa kepemimpinan saya sejak 2025 hingga 2026, telah menambah lima guru besar,” ujarnya, seperti dikutip Rabu (5/8/2026).

Ada pun ketiga guru besar baru yang akan dikukuhkan yakni, Dian Retno Sari Dewi di bidang supply chain engineering, Ignatius Srianta di bidang mikrobiologi pangan, serta Lannie Hadisoewignyo pada bidang teknologi farmasi sediaan solida.

Sumi mengungkapkan, penambahan jumlah guru besar bukan sekadar mengejar capaian angka. Keberadaan guru besar atau profesor menjadi salah satu indikator kualitas perguruan tinggi sekaligus penggerak lahirnya inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menilai perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin besar karena persaingan antar kampus terus meningkat, sementara pertumbuhan jumlah calon mahasiswa relatif terbatas. Kondisi tersebut juga menuntut perguruan tinggi semakin mandiri dalam pembiayaan.

“Melalui penambahan guru besar, kami ingin menunjukkan kualitas perguruan tinggi. Yang lebih penting lagi, karya-karya para profesor ini diharapkan memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat,” terangnya.

Sumi melanjutkan, kampus menargetkan memiliki sekitar 20 guru besar dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami memiliki 40 program studi. Harapannya, setiap program studi nantinya memiliki guru besar sehingga mampu memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” harapnya.

Sumi mengatakan, kampus ikut mendorong percepatan guru besar melalui berbagai program insentif. Langkah ini meliputi pendampingan klinik untuk meraih hibah penelitian eksternal maupun internasional.

“Kami juga memberikan subsidi publikasi jurnal ilmiah berbayar serta insentif bagi dosen yang mampu meraih gelar profesor,” tandasnya. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments