Selasa, September 1, 2026
BerandaMetro SurabayaRayakan Dies Natalis ke-68, Untag Surabaya Gelar Pentas Wayang Kulit dan Bagi-bagi...

Rayakan Dies Natalis ke-68, Untag Surabaya Gelar Pentas Wayang Kulit dan Bagi-bagi Hadiah

SELASARSURABAYA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pagelaran wayang kulit sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus sarana berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.

Pagelaran tersebut berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026 di Pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya dan dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, pimpinan universitas, sivitas akademika, serta ribuan masyarakat umum.

Mengangkat lakon Wahyu Katentreman, pagelaran wayang kulit menghadirkan Ki Minto Darsono dan Ki Thathit Kusuma Wibathsuh sebagai dalang. Acara turut dimeriahkan oleh Cak Percil Cs serta kelompok karawitan Sekar Gadung Indonesia.

Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menjelaskan pemilihan lakon Wahyu Katentreman memiliki makna khusus bagi lingkungan YPTA Surabaya.

“Kami memilih lakon ini karena berharap semoga katentreman selalu hadir di lingkungan YPTA. Kami ingin melestarikan kebudayaan dan bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujar Rektor, dalam keterangannya seperti dikutip Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Ketua YPTA Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam memajukan Untag Surabaya selama ini.

“Saya pribadi berterima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh bagian dari universitas. Tetes keringat kalianlah yang melaksanakan tanggung jawab pekerjaan sebaik-baiknya. Mari terus membangun Untag sebaik-baiknya selamanya,” tuturnya.

Selain menikmati pertunjukan wayang kulit, masyarakat yang hadir juga mendapatkan kesempatan mengikuti kupon undian berhadiah. Untag Surabaya telah menyiapkan hadiah dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Kehadiran hadiah tersebut menambah antusiasme masyarakat untuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Pagelaran wayang kulit sendiri bukan kali pertama diselenggarakan Untag Surabaya. Kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk konsistensi universitas dalam melestarikan kebudayaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Salah satu penonton pagelaran, Yanti, warga Semolowaru, turut merasakan kebahagiaan setelah memperoleh hadiah dispenser dalam undian.

“Semoga di ulang tahun Untag Surabaya ini semakin jaya, dan rutin mengadakan pagelaran untuk masyarakat seperti ini,” ungkap Yanti.

Antusiasme masyarakat semakin terasa ketika hadiah utama berupa satu unit sepeda motor beserta helm berhasil diraih oleh Zakaria, warga Manyar.

“Saya sangat bersyukur dan senang sekali mendapatkan hadiah utama sepeda motor beserta helm. Semoga Untag Surabaya semakin maju dan semakin banyak mahasiswanya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar Zakaria. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments