SELASARSURABAYA – Persebaya harus mengakhiri pertandingan melawan tim pendatang baru di Super League, Garudayaksa FC, dengan berbagi poin. Main di kandang sendiri, Sabtu (19/9/2026) sore, Persebaya gagal meraih kemenangan. Pertandingan berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyayangkan hasil imbang tersebut. Menurut Tavares, seharusnya Persebaya bisa bermain lebih baik pada babak pertama.
“Menurut saya, kami bisa bermain lebih baik pada babak pertama. Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga dengan tim lawan,” kata Tavares saat konferensi pers usai laga.
Persebaya menghadapi Garudayaksa pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Alex Martins sempat membawa Persebaya unggul melalui sundulan pada menit ke-84 setelah memanfaatkan umpan Jefferson Silva.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lima menit berselang, Garudayaksa mampu menyamakan kedudukan dan Persebaya pun harus puas berbagi poin.
Tavares menilai timnya memiliki lebih banyak peluang dan sepak pojok.
“Pada babak pertama kita bisa bermain lebih baik, kita memiliki beberapa peluang, dan tim lawan juga memiliki beberapa peluang. Sayangnya, kita mencetak satu gol yang kemudian dianulir oleh VAR, lalu kita mencetak gol lagi, namun setelah itu kita kebobolan gol ini. Kita kebobolan melalui skema bola mati,” terang pelatih berkebangsaan Portugal ini.
Hasil tersebut membuat Persebaya tetap berada di peringkat ketujuh dengan lima poin, sedangkan Garudayaksa menempati posisi ke-13 dengan dua poin. (nan)

