SELASARSURABAYA – Babak Semifinal Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 telah resmi memanaskan Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY). Leg pertama yang digelar pada Jum’at, 5 Juni 2026, menyajikan pertempuran taktis dengan intensitas tertinggi di antara empat kekuatan utama futsal tanah air. Dengan diterapkannya format dua leg, hasil dari pertandingan pembuka ini membuat peta persaingan menuju Grand Finals semakin memanas dan tak tertebak.
Peta Persaingan dan Peran Vital Pemain Kunci
Pada laga pembuka yang sarat gengsi antara Blacksteel FC Papua (#2) dan Bintang Timur Surabaya / BTS (#3), tensi tinggi langsung terasa sejak menit awal. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, BTS sukses mencuri kemenangan krusial dengan skor akhir 2-0.
Kebuntuan pecah lewat gol Rio Pangestu pada menit ke-33, yang kemudian digandakan oleh Samuel Eko pada menit ke-39. Selain mencetak gol pembuka, visi bermain dan daya juang Rio Pangestu menjadikannya pahlawan di lapangan sekaligus menyabet gelar Man of the Match (MOTM). Kemenangan ini memberikan keunggulan moral serta strategis yang sangat berharga bagi BTS menjelang leg kedua.
Sementara itu, duel super big match lainnya menyuguhkan pertarungan alot antara sang pemuncak klasemen Fafage Banua (#1) melawan Cosmo JNE (#4). Laga ini menjadi panggung adu kecerdasan dua juru taktik, yakni Deny Handoyo di kubu Fafage dan Motonori Baba di sisi Cosmo JNE.
Fafage tampil menekan dengan mengandalkan komando sang kapten, Sunny Rizky, di lini belakang, didukung oleh daya gedor nama-nama seperti Mohammad Rizky Fauzan dan Andarias Kareth. Namun, Cosmo JNE memberikan perlawanan yang tak kalah spartan di bawah pimpinan kapten Andri Kustiawan, dibantu oleh agresivitas punggawa andalan mereka seperti Reza Gunawan dan Zehdi Insana Kamil.
Pertempuran taktis di atas lapangan ini kian sarat beban emosional mengingat sejarah panjang GOR UNY. Disaksikan langsung oleh 1.222 pasang mata di tribun, sorak-sorai suporter sukses membangkitkan magis arena ini dan mengubur memori keheningan sistem bubble pada Final Four edisi 2020 lalu. Dengan gengsi yang dipertaruhkan, para gladiator lapangan siap meledakkan kemampuan terbaik mereka di laga hidup-mati Leg 2.
Adu strategi mutakhir dan pembuktian kualitas individu dari para bintang futsal terbaik Indonesia ini akan menjadikan Final Four di GOR UNY sebagai salah satu babak playoffs paling kompetitif dalam sejarah futsal modern tanah air.(djo)
Berikut adalah rincian hasil dan jadwal lanjutan laga penentu di Semifinal PFL 2025/2026:
Hasil Leg 1 – Jumat, 5 Juni 2026
* 15.00 WIB: Blacksteel FC Papua 0 – 2 Bintang Timur Surabaya
* 18.30 WIB: Fafage Banua vs Cosmo JNE
Jadwal Leg 2 – Minggu, 7 Juni 2026
* 15.00 WIB: Fafage Banua vs Cosmo JNE
* 18.30 WIB: Blacksteel FC Papua vs Bintang Timur Surabaya


