Rabu, Juni 10, 2026
BerandaHeadlines3 Seniman Visual Indonesia Pamer Karya 'Fraktal' di Surabaya

3 Seniman Visual Indonesia Pamer Karya ‘Fraktal’ di Surabaya

SELASARSURABAYA – 25 karya yang mengeksplorasi bentuk, warna, dan susunan visual melalui pendekatan yang beragam hadir di Artspace Artotel Hayam Wuruk Surabaya melalui pameran seni rupa bertajuk ‘Fraktal’.

General Manager Artotel Hayam Wuruk Surabaya, Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bagian dari komitmen hotelnya dalam mendukung perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia.

“Melalui pameran Fraktal, kami ingin menghadirkan ruang apresiasi bagi seniman sekaligus mempertemukan karya seni dengan masyarakat luas. Kami berharap pameran ini dapat memperkaya ekosistem kreatif di Surabaya,” ujar Teddy Patrick, dilansir Senin (8/6/2026).

Karya yang ditampilkan dalam pameran yang akan berlangsung hingga bulan September 2026 itu merupakan karya dari tiga seniman visual Indonesia, yaitu XGO, Anas Hope, dan Rony Sanjaya.

Anas Hope, yang memiliki nama asli Anas Khoir Amar adalah perupa dan seniman mural muda berbakat asal Bangkalan, Madura. Praktik seninya berakar pada budaya pop dan urban, dan saat ini ia banyak tinggal dan aktif berkarya di kawasan Surabaya.

Seniman XGO dengan nama asli M. Nizar Saputra berasal dari Surabaya.Ia juga dikenal sebagai pentolan dari Bunuhdiri Studio/Revolt di Surabaya yang aktif menghiasi berbagai ruang publik, baik di kota asalnya maupun di kancah nasional seperti proyek mural di Kalimantan Tengah.

Sedangkan perupa Rony Sanjaya berasal dari Surabaya. Ia cukup dikenal dalam skena seni rupa kontemporer Jawa Timur.

“Pameran ini berangkat dari gagasan mengenai bentuk-bentuk geometris yang hadir di sekitar manusia dan menjadi bagian dari cara kita memahami ruang serta kehidupan sehari-hari,” ujar kurator pameran, Frigidanto Agung.

“Mengangkat konsep fraktal sebagai bagian dari kesadaran manusia terhadap bentuk-bentuk yang tersusun dalam ruang hidup,” sambungnya.

Menurutnya, berbagai bentuk yang terlihat sederhana sesungguhnya membentuk keteraturan dan hubungan visual yang lebih kompleks. Melalui warna, garis, bidang, dan susunan bentuk yang saling berkelindan, karya-karya dalam pameran ini menghadirkan berbagai kemungkinan pembacaan terhadap realitas yang kita jumpai setiap hari.

Masing-masing karya memiliki pendekatan visual berbeda, namun sama-sama menempatkan bentuk sebagai elemen penting dalam membangun komposisi dan gagasan artistik. Keberagaman pendekatan tersebut menghadirkan pengalaman visual yang menarik sekaligus membuka ruang interpretasi bagi pengunjung. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments