Rabu, Juni 24, 2026
BerandaHeadlinesJatim Jadi Produsen Kopi Terbesar di Jawa, BI Kembali Gelar Java Coffee...

Jatim Jadi Produsen Kopi Terbesar di Jawa, BI Kembali Gelar Java Coffee & Flavors Fest

SELASARSURABAYA – Bank Indonesia (BI) kembali menyiapkan penyelenggaraan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 yang akan berlangsung pada 17-19 Juli 2026 di Alun-Alun Kota Surabaya.

Mengusung tema “Kopi Jawa: Merajut Rasa Lokal Indonesia di Tengah Tantangan Dunia Bisnis”, festival ini dirancang sebagai ajang promosi kopi, rempah-rempah, dan cokelat asal Pulau Jawa sekaligus memperkuat ekosistem usaha berbasis komoditas unggulan daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim menjelaskan, tujuan penyelenggaraan JCFF 2026 adalah mendorong kopi, rempah dan coklat asal pulau Jawa sebagai komoditas unggulan nasional dan potensi ekspor. Juga meningkatkan promosi Alun-alun Surabaya sebagai wisata heritage Surabaya, serta menciptakan value added kopi, rempah, cokelat dan kawasan wisata dengan mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

“JCFF bukan sekadar festival kopi, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor, memperkuat sektor pariwisata, serta memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM,” kata Ibrahim, seperti dikutip Selasa (23/6/2026).

Ibrahim mengungkapkan, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu sentra utama produksi komoditas perkebunan di Indonesia. Potensi ekonomi yang tinggi tercermin dari kuatnya permintaan pasar ekspor terhadap produk kopi, kakao, dan teh asal Jawa Timur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Jawa Timur menjadi produsen kopi terbesar di Pulau Jawa dengan total produksi mencapai 53,25 ribu ton. Angka tersebut jauh melampaui Jawa Tengah yang memproduksi 26,79 ribu ton dan Jawa Barat sebesar 26,48 ribu ton.

Tidak hanya kopi, Jawa Timur juga menghasilkan 10,56 ribu ton kakao dan 2,14 ribu ton teh, menjadikannya sebagai salah satu provinsi dengan komoditas perkebunan paling beragam di Pulau Jawa.

Sebaran produksi kopi terbesar di Jawa Timur berada di wilayah Mataraman dan Tapal Kuda. Sementara sentra kakao dan teh berkembang di sejumlah daerah yang memiliki kondisi agroklimat yang mendukung.

Dalam penyelenggaraan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026, berbagai agenda, mulai dari EduCoffee Talkshow, workshop, business matching, kompetisi brewing, latte art, cupping, lomba kopi bersastra, hingga kompetisi foto dan konten digital. Selain itu, puluhan UMKM juga akan dilibatkan untuk mempromosikan produk unggulan daerah.

BI Jatim optimis, pelaksanaan JCFF 2026 dapat meningkatkan eksposur, daya saing termasuk peningkatan akses kredit serta penjualan komoditas potensial ekspor kopi, rempah dan cokelat. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments