Jumat, Juni 26, 2026
BerandaHeadlinesPersebaya Jadi Klub Pertama di Indonesia Gandeng RS Bangun Ekosistem Sports Medicine

Persebaya Jadi Klub Pertama di Indonesia Gandeng RS Bangun Ekosistem Sports Medicine

SELASARSURABAYA – Persebaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) sebagai Official Medical Partner. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem sports medicine terintegrasi pertama di Indonesia.

Direktur Persebaya Candra Wahyudi mengatakan, sebagai klub profesional, Persebaya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di seluruh departemen, termasuk sektor medis yang memiliki peran penting dalam menjaga kondisi dan performa pemain sepanjang kompetisi.

“Sebagai klub profesional, kami terus berusaha meningkatkan layanan di departemen medis, termasuk bagaimana melakukan treatment terhadap cedera dan upaya pencegahannya,” ujar Candra, Rabu (24/6/2026).

Ia mengungkapkan cedera menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim sepanjang musim lalu. Kolaborasi ini menghubungkan klub sepak bola profesional dengan rumah sakit melalui pendekatan preventif, penanganan cedera, rehabilitasi, peningkatan performa atlet secara menyeluruh, sekaligus menghadirkan layanan medis berstandar internasional bagi seluruh elemen Tim Persebaya.

Melalui konsep ini, Persebaya didukung oleh tim dokter spesialis multidisiplin di Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Surabaya, yang didedikasikan untuk mendampingi kebutuhan medis klub secara menyeluruh. Sebanyak 20 dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu akan mendukung perjalanan tim, mulai dari kedokteran olahraga, ortopedi, kardiologi, rehabilitasi medik, radiologi, gizi klinik, penyakit dalam, hingga psikologi.

Chief Operating Officer Mayapada Healthcare Hendy Widjaja, mengatakan bahwa pengalaman Mayapada Healthcare dalam mendukung berbagai atlet profesional menjadi fondasi bagi Mayapada Hospital Surabaya dalam menghadirkan layanan sports medicine yang komprehensif bagi Persebaya.

“Melalui SITPEC, kami menghadirkan pendekatan menyeluruh yang mencakup pencegahan cedera, pemantauan kondisi atlet, rehabilitasi, peningkatan performa, hingga dukungan kesehatan mental,” ujar Hendy.

“Kami memahami bahwa dukungan medis yang profesional dan komprehensif juga merupakan bagian penting untuk memastikan para pemain Persebaya tetap berada pada performa terbaik di Super League 2026-2027, sama pentingnya dengan dukungan dan semangat yang diberikan Bonek kepada Persebaya,” sambungnya.

Layanan SITPEC juga terbuka bagi masyarakat luas. Menurut Hendy, sports medicine tidak hanya untuk atlet profesional. Masyarakat, komunitas olahraga, dan sport enthusiast juga dapat memanfaatkannya untuk menjaga kebugaran, mencegah cedera, meningkatkan performa, hingga mempercepat pemulihan.

“Kami ingin semakin banyak masyarakat Surabaya tetap aktif, sehat, dan terus mendukung Persebaya dalam kondisi terbaik,” tegas Hendy.

Bersama tim medis MHSB, Persebaya menerapkan pemeriksaan kesehatan pemain yang lebih mendalam, baik sebelum kompetisi maupun sebelum penandatanganan kontrak. Pemeriksaan dilakukan melalui delapan tahapan. Meliputi evaluasi laboratorium, pemeriksaan jantung, penilaian ortopedi, pencitraan medis bila diperlukan, hingga functional movement assessment.

Semua itu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko cedera yang dapat memengaruhi performa pemain di masa depan. Hasil pemeriksaan tersebut bahkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam proses rekrutmen pemain karena memberikan gambaran objektif mengenai kondisi kesehatan dan risiko cedera seorang atlet.(rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments