Jumat, Agustus 28, 2026
BerandaHeadlinesHadirkan 150 Brand Lokal, Pertama Kali Basha Market Digelar 4 Hari di...

Hadirkan 150 Brand Lokal, Pertama Kali Basha Market Digelar 4 Hari di Surabaya

SELASARSURABAYA – Basha untuk pertama kalinya hadir selama 4 hari di Ciputra World Surabaya dengan membawa tema Paradis mulai 27-30 Agustus 2026. Bertempat di Next Gen Multipurpose Hall Ciputra World Surabaya, Basha Market menghadirkan 150 tenant yang merupakan brand lokal.

“Ini pertama kalinya ya kita menggelar selama 4 hari di Surabaya, ada sekitar 150 tenant yang hadir. Semuanya brand lokal dari seluruh Indonesia,” ujar Co-Founder Basha Christie Erin, saat ditemui Kamis (27/8/2026).

Basha Market yang sudah digelar sejak 12 tahun lalu ini, merupakan salah satu pioneer creative market di Indonesia, dan kembali menegaskan komitmen serta konsistensinya dalam mengawal pertumbuhan ekosistem kreatif.

Christie mengungkapkan, tujuan utama penyelenggaraan Basha Market tahun ini bukan sekadar mengejar target penjualan, melainkan menciptakan ruang agar brand lokal bisa bertemu langsung dengan konsumennya, membangun kolaborasi, dan memperkuat ekosistem industri kreatif.

Christie menjelaskan, tantangan yang dihadapi jenama lokal saat ini semakin kompleks. Selain tekanan biaya produksi, pelaku usaha juga harus beradaptasi dengan perubahan ekspektasi konsumen, kejenuhan pemasaran secara online, hingga minimnya ruang kolaborasi antarbrand.

Basha Market

Kondisi tersebut mendorong Basha mengubah sejumlah strategi penyelenggaraan. Untuk pertama kalinya, acara berlangsung selama empat hari agar setiap brand memiliki waktu lebih panjang menjalankan promosi dan berinteraksi dengan pengunjung.

Selain itu, ukuran booth dibuat lebih kecil sehingga biaya partisipasi menjadi lebih terjangkau, terutama bagi brand yang baru berkembang. “Kami ingin memberikan kesempatan lebih banyak kepada brand lokal untuk ikut, tanpa terbebani biaya yang terlalu besar,” imbuhnya.

Tak hanya itu, komposisi produk juga dibuat lebih beragam. Jika sebelumnya Basha identik dengan produk fesyen, kini pengunjung bisa menemukan berbagai kategori mulai dari footwear, eyewear, skincare, parfum, activewear, produk ibu dan anak, home living, hingga makanan dan minuman.

Sementara itu, Co-Founder Basha Market Devina Sugono menjelaskan, digelarnya creative market seperti Basha salah satunya merupakan pilar yang penting.

“Kami percaya pengalaman berbelanja secara langsung memiliki dimensi emosional yang berbeda, kita jadi bisa ngobrol lebih banyak dengan kreatornya, kita bisa memegangnya bahkan mungkin berkesempatan untuk mencoba produk-produknya,” terangnya.

Basha menjadikan proses kurasi sebagai langkah penting untuk memastikan kualitas dan karakter setiap brand yang dihadirkan tetap terjaga. Selain itu, Basha juga menilai dari branding, ulasan, nilai komersial, kecocokan dengan pasar atau konsumen, dan masih banyak lainnya.

Basha mengusung konsep “a world of experiences”, yang tidak hanya menawarkan aktivitas belanja, namun juga pengalaman melalui desain ruang, suasana, dan berbagai program interaktif selama empat hari penyelenggaraan.

Selama 12 tahun berdiri, Basha Market telah menggelar 16 acara offline di Surabaya, Jakarta, dan Makassar, serta empat gelaran secara online. Platform ini didirikan oleh Christie Erin Harsono dan Devina Sugono sebagai wadah bagi kreator lokal untuk memamerkan karya, bertemu konsumen, dan membangun kolaborasi. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments