SELASARSURABAYA – Penanganan kanker tidak hanya berfokus pada tindakan medis semata, tetapi juga membutuhkan dukungan psikososial dan emosional yang kuat. Hal ini diwujudkan Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya melalui kegiatan ‘Patient & Community Gathering’ yang digelar pada Jumat (23/10/2026) malam di Hotel Swiss-Bellinn Manyar.
Kegiatan yang juga digelar dalam rangkaian peringatan Bulan Kesadaran Kanker Payudara pada Oktober ini menjadi ruang pertemuan bagi pasien kanker, penyintas, komunitas, dan AHCC untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kanker terutama kanker payudara.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda edukasi dan kampanye yang digelar AHCC. Acara ini terasa begitu istimewa dan penuh makna karena dihadiri oleh para guru besar, dokter senior, tokoh kesehatan, serta keluarga besar komunitas pejuang kanker yang luar biasa,” ujar dr. Silvia Haniwijaya, M.Kes, General Manager AHCC, saat ditemui disela acara.
Perempuan yang kerap disapa dr. Silvi itu menegaskan perjalanan melawan kanker bukanlah sesuatu yang harus dihadapi sendirian. Kehadiran seluruh elemen mulai dari pakar medis hingga komunitas membuktikan bahwa AHCC bersama para pejuang kanker adalah satu keluarga besar yang saling menguatkan. Melalui balutan tema Touch of Pink, malam itu menjadi perayaan atas kehidupan, ketangguhan, dan harapan yang tak pernah padam.
Salah satu momen paling istimewa dalam acara ini adalah hadirnya peragaan busana spesial karya Sita Indonesia. Panggung catwalk menampilkan para model istimewa yang terdiri dari perwakilan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi AHCC, Pasien Kanker Payudara, Komunitas Penyintas (Survivor) Kanker, dan Perwakilan Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Kolaborasi lintas peran ini menjadi simbol nyata bahwa dalam menghadapi kanker, tidak ada jarak antara tenaga medis, pasien, maupun komunitas pendukung.

Suasana haru dan bangga semakin terasa melalui prosesi pemberian bunga kepada para dokter oleh para pasien dan survivor kanker sebagai bentuk rasa terima kasih yang tulus atas dedikasi serta ketulusan mereka dalam merawat para pasien.
Tidak berhenti pada apresiasi emosional, malam puncak ini juga menandai langkah strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara AHCC dengan pihak Amoena, selaku mitra terpercaya dalam perawatan pasca-kanker payudara (post-care breast cancer), guna memperkuat layanan komprehensif bagi para penyintas.
Selain rangkaian acara tersebut, acara puncak ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda inspiratif lainnya, antara lain sharing session pasien yang menjadi wadah bagi para pejuang dan penyintas kanker untuk berbagi kisah ketangguhan mereka. Kemudian penampilan angklung yang memukau dari La Femina Angklung.
“Sebelumnya kami juga berkolaborasi dalam kegiatan edukasi kesehatan di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Darm, termasuk penyampaian informasi mengenai SADARI dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) bersama dokter yang memiliki keahlian di bidang onkologi,” jelas dr. Silvi.
Ia mengungkapkan, rangkaian kegiatan
peringatan Bulan Kesadaran Kanker Payudara akan dilanjutkan dengan seminar nasional pada 7 November 2026, bertepatan dengan momentum peringatan hari ulang tahun AHCC pada November.
“Seminar tersebut akan menghadirkan sejumlah pakar, termasuk dokter, serta melibatkan berbagai kalangan profesional,” imbuhnya.
Menurut dr. Silvi, beragam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Hal yang lebih penting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengenali faktor risiko, menjalani pola hidup sehat, dan tidak menunda konsultasi ketika menemukan perubahan yang mencurigakan pada tubuhnya.
“Yang terpenting, kesadaran masyarakat terus meningkat. Kami berharap semakin banyak orang yang bersedia memeriksakan diri sehingga masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat,” pungkasnya. (rur)

