SELASARSURABAYA – TasteAtlas melalui daftar Top 100 Soups in the World menampilkan berbagai hidangan sup dari banyak negara berdasarkan penilaian penggunanya. Halaman tersebut terakhir diperbarui pada 15 September 2026, dengan 59.185 rating tercatat dalam pemeringkatan tersebut, termasuk 33.446 rating yang menurut sistem TasteAtlas dikenali sebagai rating yang sah.
Menariknya, kuliner Indonesia berhasil menempati posisi tinggi melalui Soto Betawi, yang berada di peringkat ketiga dengan rating 4,4. Hidangan Indonesia tersebut bahkan berada di atas sejumlah hidangan Jepang yang juga masuk daftar, termasuk Yokohama-Style Ramen dan Tonkotsu Ramen.
Berikut ini 5 teratas dari daftar 50 sup terbaik di dunia versi TasteAtlas:
1. Vori-vori
Vori-vori merupakan sup tradisional dari Paraguay yang dibuat dengan bola-bola kecil berbahan tepung jagung dan keju. Hidangan ini biasanya dimasak dalam kaldu ayam bersama sayuran dan aneka bumbu.
Bola adonan tersebut dibuat dari tepung jagung yang dicampur keju Paraguay. Adonan kemudian dibentuk bulat dan dimasak perlahan hingga teksturnya mengembang serta lembut.
Kuahnya umumnya menggunakan ayam, bawang, tomat, paprika, dan rempah. Vori-vori juga dikenal sebagai hidangan rumahan yang disantap sebagai makanan utama di Paraguay.
2. Beyran Çorbası
Beyran çorbası merupakan sup khas Gaziantep, Turkiye, yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Sup ini cukup unik karena secara tradisional disajikan sebagai menu sarapan.
Bahan utamanya berupa daging domba suwir, nasi, lemak domba, serta kaldu daging. Bawang putih dan pasta cabai turut digunakan untuk memberikan aroma serta rasa yang kuat.
Beyran biasanya disajikan panas dengan tambahan perasan lemon. Roti Turki juga dapat menjadi pendamping yang membantu menyeimbangkan rasa pedas dan gurihnya.
3. Soto Betawi
Soto Betawi merupakan hidangan khas Jakarta yang menggunakan daging sapi dan jeroan sebagai isian. Kuahnya dikenal gurih karena menggunakan santan yang dipadukan dengan berbagai rempah.
Bumbu yang digunakan antara lain serai, kunyit, lengkuas, daun jeruk, dan ketumbar. Saat disajikan, soto dapat dilengkapi tomat, daun bawang, kecap manis, serta emping.
Soto Betawi biasanya disantap bersama nasi dan acar sebagai pelengkap. Hidangan ini juga menjadi salah satu kuliner yang kuat merepresentasikan tradisi makanan masyarakat Betawi.
4. Yokohama-style Ramen
Yokohama-style ramen atau iekei ramen berasal dari Yokohama, Jepang, dan mulai dikenal sejak 1974. Gaya ramen ini memadukan kuah tonkotsu yang kaya dengan bumbu berbasis kecap asin.
Ciri lainnya adalah penggunaan mie yang tebal dengan tekstur kenyal. Topping yang umum digunakan meliputi chashu, rumput laut, daun bawang, dan bayam.
Gaya ramen ini dikaitkan dengan Yoshimuraya yang didirikan Minoru Yoshimura. Karakter kuahnya cenderung pekat, gurih, dan kuat sehingga berbeda dari ramen dengan kuah lebih ringan.
5. Ramen
Ramen merupakan hidangan mi berkuah yang berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Jepang. TasteAtlas mencatat hidangan ini pertama muncul di Jepang pada awal abad ke-20.
Mie ramen umumnya berwarna kekuningan dan memiliki tekstur kenyal. Kuahnya dapat dibuat dari tulang hewan, makanan laut, sayuran, bawang, hingga berbagai jenis bumbu.
Jenis ramen pun sangat beragam berdasarkan daerah dan bahan kuahnya. Tonkotsu dari Kyushu dan ramen berbumbu miso dari Hokkaido termasuk gaya yang populer.
Ternyata dalam daftar 50 sup terbaik di dunia versi TasteAtlas, tak hanya Soto Betawi yang mewakili Indonesia. Pada peringkat 17 ada juga Gulai yang masuk dalam daftarnya dengan rating 4,3. (nan)

