SELASARSURABAYA – Siapa yang tak kenal toge? Sayuran mungil ini seringkali menjadi pelengkap favorit dalam berbagai hidangan khas Indonesia, mulai dari pecel, rawon, hingga berbagai tumisan lainnya. Namun, di balik perannya sebagai penambah cita rasa, toge ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan yang tak boleh diremehkan.
Menurut Zaskia Umami, seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga Surabaya, toge atau kecambah sejatinya adalah biji kacang hijau yang telah melalui proses perkecambahan.
“Toge dikenal karena kandungan nutrisi dan manfaat kesehatannya,” ujar Zaskia.
Ia menambahkan bahwa tanaman sederhana ini memiliki kemampuan luar biasa dalam mendukung kesehatan tubuh.
Mahasiswa semester akhir ini menjelaskan lebih lanjut mengenai khasiat toge.
“Toge atau kecambah ini bisa membantu pencernaan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan bahkan bisa bantu detoks alami,” ujarnya.
Kandungan vitamin dan antioksidan di dalamnya, seperti vitamin C, vitamin K, zat besi, kalium, serta antioksidan alami seperti beta karoten, fenol, dan asam fenolat, menjadi kunci dari berbagai manfaat tersebut.
Zaskia Umami juga memaparkan data nutrisi yang mengesankan.
“Dalam 100 gram terdapat protein 4,4 gram, serat 1,7 gram, kalium 100 mg, zat besi 2 mg dan hanya 37 kalori,” ungkapnya.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa toge adalah sumber nutrisi yang padat namun rendah kalori, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang peduli kesehatan dan sedang menjaga berat badan.
Lebih dari sekadar bergizi, toge juga memiliki keunggulan lain.
“Selain mudah didapat dan harganya terjangkau, tanaman ini pun sangat mudah dibudidayakan,” ucap Zaskia.
Kemudahan akses dan budidaya toge menjadikannya pilihan yang praktis dan ekonomis untuk diintegrasikan ke dalam pola makan sehari-hari demi kesehatan yang optimal. (nan)


