Sabtu, April 18, 2026
BerandaInspirasiTea Mixology Playoff Competition 2026 Hadirkan Kreasi Minuman Teh Kelas Dunia

Tea Mixology Playoff Competition 2026 Hadirkan Kreasi Minuman Teh Kelas Dunia

SELASARSURABAYA – Teh menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Kreasi minuman dari teh sangat beragam. Ini seperti yang tersaji dalam Tea Mixology Playoff Competition 2026.

Berlangsung di Surabaya selama 2 hari, 15-16 April, kompetisi ini mempertemukan para mixologist dengan latar belakang yang berbeda. Mulai dari bartender, barista, maupun mahasiswa perhotelan dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkompetisi meracik teh menjadi kreasi minuman kelas dunia.

Mixologist adalah ahli peracik minuman, yang menggabungkan seni, kreativitas, dan ilmu pengetahuan untuk menciptakan cita rasa baru.

“Yang ikut kompetisi ini dari Surabaya, Malang, Jawa Tengah, ada juga Jakarta, Bandung, Bali dan Lombok. Dari kafe, restoran, hotel, dan institut pariwisata. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan utama kompetisi tahun ini,” ujar Eliawati Erly selaku Vice President Director PT David Roy Indonesia, distributor Teh Dilmah, seperti dikutip Jumat (17/4/2026).

Eliawati melanjutkan, keberagaman latar belakang peserta menghadirkan perbedaan gaya dan perspektif, yang memunculkan energi baru dalam inovasi minuman berbasis teh.

“Di sinilah ide bertemu teknik, dan passion bertemu peluang,” imbuhnya.

Dalam kompetisi ini setiap peserta ditantang membuat dua minuman, cocktail tea dan mocktail tea dalam waktu 10 menit.

Ada pun penilaian dalam kompetisi ini didasarkan pada empat indikator utama, yaitu teknik, inovasi, aroma, dan kemampuan peserta dalam mengkombinasikan cita rasa teh Dilmah dengan bahan asli Indonesia agar menghasilkan paduan yang harmonis.

Bertindak sebagai dewan juri adalah Jay Gray, seorang pakar mixology global yang diakui secara internasional, serta Agung Prabowo, bartender profesional asal Indonesia yang sukses dengan bar miliknya, Penicilin Bar & Lockdown Bar di Hong Kong.

“Menggabungkan bahan lain dengan teh sebenarnya sangat menantang. Terkadang teh bisa memperkuat cocktail atau mocktail, tapi bisa juga justru menenggelamkan rasa lain jika tidak seimbang. Kuncinya adalah keseimbangan aroma, rasa, dan aftertaste,” terang Agung.

“Di kompetisi, yang dicari adalah balance. Bukan sekadar membuat minuman teh, tapi bagaimana semua komponen bisa menyatu dengan harmonis,” sambungnya.

Salah satu kreasi minuman teh yang dihadirkan adalah Mocktail Es Kobbhu kreasi peserta bernama Fauzi. Bartender dari Aloft Hotel Pakuwon City Mall Surabaya ini menciptakan inovasi mocktail berbahan teh yang dipadukan dengan Kobbhu, minuman khas Madura.

Untuk menyajikan nuansa es Kobbhu, Fauzi menggunakan garnish berupa es kopyor, sama seperti sajian Kobbhu tradisional. Dia juga menambahkan nata de coco sebagai pelengkapnya.

Dari 37 peserta dipilih 3 orang pemenang, yakni juara 1,2, dan 3. Mereka mendapatkan sertifikat, medali, serta kesempatan menggunakan produk Dilmah selama enam bulan sebagai bagian dari pengembangan profesional mereka. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments