Kamis, Februari 12, 2026
BerandaMetro SurabayaFJN Usulkan dr. Radjamin Nasution Diabadikan Menjadi Nama Jalan, Bentuk Penghormatan kepada...

FJN Usulkan dr. Radjamin Nasution Diabadikan Menjadi Nama Jalan, Bentuk Penghormatan kepada Wali Kota Surabaya Pertama

SELASARSURABAYA – Hari ini (31 Mei 2025) Kota Surabaya genap berusia 732 tahun. Di tengah kemeriahan peringatan ulang tahun Kota Surabaya, sosok dr. Radjamin Nasution seperti terlupakan. Ia adalah Wali Kota Surabaya pertama.

Saat Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) bersama GP Ansor Surabaya berziarah ke makam Radjamin Nasution di TPU Rangkah, kondisinya sangat miris. Meski lingkungan makam tergolong bersih tapi kondisi makam kurang terurus. Tidak ada prasasti yang menyebutkan di sana terbaring sosok Wali Kota Surabaya Pertama.

“Kami berharap Pemerintah Kota Surabaya lebih memperhatikan makam Dokter Radjamin Nasution. Di nisannya harus ditulis bahwa almarhum adalah Wali Kota Surabaya pertama. Ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus edukasi sejarah kepada masyarakat Surabaya, agar mengetahui pemimpinnya,” kata Muhamad Didi Rosadi, Ketua Umum FJN, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/5/2025).

Pria yang akrab disapa Diday ini juga mengusulkan sebagai bentuk penghargaan kepada Dokter Radjamin Nasution, namanya diabadikan sebagai nama jalan di Kota Surabaya.

Menurutnya, realisasi itu tidak sulit selama ada usulan dari Pemkot Surabaya dan persetujuan dari DPRD Kota Surabaya. Apalagi masih banyak ruas kota Surabaya yang belum memiliki nama spesifik, hanya menggunakan nama wilayah.

“Kami berharap nama Jalan dr. Radjamin Nasution ada di jalan protokol seperti Jl. Wali Kota Mustajab dan Gubernur Soerjo. Atau setidaknya di jalan sekitar makam beliau,” imbuh kader muda NU tersebut.

Diday mengungkapkan sosok Radjamin sebagai pribadi yang sederhana. Demikian pula keluarganya yang bersikap legowo dengan tidak membesar-besarkan nama almarhum Radjamin Nasution.

Terbukti, meski layak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Namun pihak keluarga memilih memakamkan jasad Radjamin Nasution di pemakaman umum, TPU Rangkah.

“Menurut kami, Pemkot Surabaya punya tanggungjawab moral dan tanggungjawab sejarah untuk memberi penghormatan kepada dokter Radjamin Nasution dan orang-orang yang berjasa di Surabaya,” pungkas Diday.(djo)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments