Senin, Februari 16, 2026
BerandaHeadlinesPenjualan Eceran di Surabaya Tumbuh Positif Ditopang Momen Nataru

Penjualan Eceran di Surabaya Tumbuh Positif Ditopang Momen Nataru

SELASARSURABAYA – Kinerja penjualan eceran di Kota Surabaya pada Desember 2025 tetap tumbuh positif, baik secara tahunan maupun bulanan. Ini tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang menunjukkan Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 diperkirakan mencapai 500,4, atau tumbuh 17,0 persen (year-on-year/yoy). Laju pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan realisasi November 2025 yang tercatat 21,4 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, menuturkan kinerja positif tersebut terutama ditopang oleh meningkatnya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beberapa kelompok komoditas yang menjadi penopang utama antara lain Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

“Barang Lainnya subkelompok Sandang juga diprakirakan mencatatkan pertumbuhan yang lebih baik,” imbuh Ibrahim, dalam keterangan tertulis seperti dikutip Jumat (16/1/2026).

Selain itu, terdapat sejumlah kelompok yang diperkirakan juga menunjukkan perbaikan meski masih berada pada fase kontraksi, seperti Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya serta Peralatan Informasi dan Komunikasi. Sedangkan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor diprakirakan mengalami kontraksi yang lebih dalam.

Secara bulanan, penjualan eceran Desember 2025 tumbuh 0,9 persen (month-to-month/mtm), sedikit melambat dibandingkan November 2025 yang tumbuh 1,3 persen (mtm).

Pertumbuhan bulanan tersebut didorong oleh seluruh kelompok yang berada pada fase ekspansi, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Suku Cadang dan Aksesori.

Ke depan, responden survei memprakirakan kinerja penjualan eceran akan kembali meningkat pada Februari 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Februari 2026 yang mencapai 175,6, lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 sebesar 174,4, seiring dengan meningkatnya permintaan pada momen HBKN Imlek. (gio)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments