SELASARSURABAYA – Masa sekolah di tingkat menengah atas merupakan jembatan penting menuju perguruan tinggi atau dunia kerja dengan materi lebih spesifik dan pengembangan keterampilan krusial seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Ini adalah fase transisi remaja akhir yang ditandai dengan pembentukan identitas, minat, pencarian jati diri, persahabatan erat, serta persiapan untuk masa depan. Sering dianggap sebagai masa yang penuh kenangan indah karena kebersamaan dan pengalaman uniknya.
L-Literasi tidak berhenti di halaman buku, tetapi tumbuh menjadi bekal kehidupan. Untuk itu SMAN 7 Surabaya punya program L-Jaksa (Literasi oleh Kerja Sama Alumni) yang telah berjalan sejak November 2025 lalu dengan tagline dari alumni, oleh siswa untuk generasi selanjutnya.
“Program literasi kerjasama dengan alumni ini untuk menyiapkan siswa menghadapi masa depan dengan semangat belajar, kerja keras, dan pantang menyerah. Setiap kisah dan pengalaman alumni memberi gambaran nyata tentang dunia kerja serta motivasi untuk terus menapaki jalan menuju kesuksesan,” ujar Miftahul Huda, Kepala Sekolah SMAN 7 Surabaya, Rabu (21/1/2026).
Pada kesempatan kali ini, Zainal Abidin, alumni 1996 berkesempatan memberikan motivasi kepada ratusan siswa kelas XI. Bertempat di Aula lantai 2 sekolah yang beralamat di Ngaglik, Surabaya, para siswa antusias menyimak materi yang disampaikan, diselingi interaksi via fun games.

“Kelas XI atau kelas dua SMA ini merupakan masa pinter-pinternya siswa. Karena saat kelas satu, kalian masih adaptasi dengan jenjang menengah ke atas. Sedangkan kelas tiga, kalian merasa ada beban di pundak menyiapkan masa depan selepas SMA,” tutur Zein, sapaan akrab Presiden Indonesia Motivation Trainer Association.
Lebih lanjut penulis buku ‘Who Wants to be a Motivator’ ini menekankan agar para siswa ini tetap percaya pada Tuhan Yang Maha Kuasa, hormat kepada orang tua, serta baik kepada semua orang.
“Saya terkesan dengan materi hari ini. Sangat membuka wawasan baru bagi kami untuk menentukan dan menjalani masa depan,” testimoni Afridean Dika, salah satu siswa kelas XI-6, yang akan mewakili Surabaya di Porprov 2027 mendatang.(djo)
