Selasa, April 21, 2026
BerandaBisnisKinerja Ekonomi Jawa Timur pada 2026 Diprediksi Tetap Terjaga Baik

Kinerja Ekonomi Jawa Timur pada 2026 Diprediksi Tetap Terjaga Baik

SELASARSURABAYA – Secara keseluruhan perekonomian Jawa Timur pada tahun 2025 tumbuh 5,33 (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,9396 (yoy).

“Dari sisi permintaan, membaiknya kinerja ekonomi Jawa Timur ditopang oleh beberapa faktor, seperti konsumsi rumah tangga, kinerja investasi, dan aktivitas ekspor,” ungkap Ibrahim, Ibrahim, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, dalam Media Briefing Kolaborasi Bl, OJK, Kementerian Keuangan, dan LPS Il Provinsi Jawa Timur bertajuk ‘Sinergi dan Kolaborasi Melanjutkan Transformasi dan Menjaga Stabilitas Ekonomi Jawa Timur untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh dan Mandiri’, seperti dikutip Selasa (10/2/2026).

“Sementara di sisi penawaran, akselerasi kinerja terjadi pada Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan, LU Pertanian, serta LU Akomodasi Makan dan Minuman,” imbuhnya.

Ibrahim melanjutkan, kuatnya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur juga didukung oleh terkendalinya inflasi pada Januari 2026 sebesar 3,2996 (yoy), yang masih terjaga dalam sasaran 2,519b6.

“Inflasi yang terkendali tersebut sejalan dengan kuatnya sinergi dan inovasi program TPID yang dirumuskan dalam kerangka pengendalian inflasi 2025,” tukasnya.

Kinerja ekonomi Jawa Timur pada 2026 diprakirakan akan tetap terjaga baik, yakni pada kisaran 4,9 — 5,726 (yoy) yang ditopang oleh tetap kuatnya konsumsi rumah tangga, investasi, dan terjaganya permintaan eksternal,

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Horas V. M. Tarhoran juga menyampaikan bahwa per Desember 2025, kinerja perbankan nasional masih menunjukkan total penyaluran kredit sebesar Rp625,66 trilun atau tumbuh sebesar 1,9026 (yoy) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp817,59 trillun atau tumbuh 3,50926 (yoy).

“Stabilitas perbankan juga terjaga tercermin dari rasio NPL yang terjaga baik di level 3,3796 dan CAR yang kuat sebesar 31,3896. Ketahanan perbankan terhadap risiko likuditas terjaga sebagaimana tercermin dari AUDPK sebesar 26, 7426 dan AUNCD sebesar 119,3196, di atas tresshold,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Horas V. M. Tarihoran menyampaikan pula bahwa solidnya kinerja perbankan selama 2025 juga sejalan dengan capaian positif kinerja pasar modal, asuransi dan penjaminan, dana pensiun, serta Perusahaan modal ventura, Lembaga keuangan mikro dan Lembaga jasa keuangan lainnya (PVML).

Sejalan dengan pernyataan Ibrahim, Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur Saiful Islam menyampaikan bahwa sampai dengan Desember 2025 belanja APBN di Jawa Timur tumbuh kuat ditopang oleh Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar 0,7496.

“Pertumbuhan realisasi belanja APBN sebagai Shock Absorber, dilakukan melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, peningkatan bidang konektwitas dan kesejahteraan. Kuatnya kinerja belanja sejalan dengan terjaganya realisasi pendapatan pajak, kepabeanan dan cukai, serta PNBP yang meningkat diatas target yang ditetapkan sampai dengan Desember 2025,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LPS || Provinsi Jawa Timur, Bambang 5. Hidayat, mengatakan bahwa LPS memastikan SSK dan kinerja ekonomi nasional tetap terjaga melalui program penjaminan simpanan yang kredibel dan resolusi bank yang efektif. LPS menjamin penuh lebih dari 665 juta rekening simpanan nasabah di Bank Umum dan 15,7 juta rekening di BPR/BPRS atau mencakup 99,9796 dari total rekening,

“Kuatnya perekonomian Jawa Timur pada 2025 dan terjaganya stabilitas sistem keuangan menjadi fondasi bagi ketahanan ekonomi dan keuangan yang berlanjut pada keseluruhan tahun 2026,” tegasnya.

Melalui penguatan sinergi, inovasi, dan transformasi kebijakan yang pro-growth, keempat lembaga optimis dapat berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas, menavigasi tantangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berkelanjutan, untuk Indonesia tangguh dan mandiri. (gio)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments