Senin, Mei 25, 2026
BerandaHeadlinesApa Itu Kanker Ginjal? Penyakit yang Diidap Penyanyi Vidi Aldiano Sebelum Tutup...

Apa Itu Kanker Ginjal? Penyakit yang Diidap Penyanyi Vidi Aldiano Sebelum Tutup Usia

SELASARSURABAYA – Penyanyi Indonesia, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) kemarin. Informasi ini pertama kali mencuat setelah musisi sekaligus komposer Andi Rianto menuliskan pesan duka melalui akun X pribadinya.

“Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto dalam unggahannya seperti dikutip Senin (9/3/2026).

Vidi Aldiano sebelumnya diketahui telah didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3.

Setelah diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura. Prosedur itu berhasil mengangkat ginjal kiri yang terinfeksi sel kanker.

Meskipun sempat membaik, Vidi mengungkap bahwa pengobatannya berlanjut dengan kemoterapi untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Apa Itu Kanker Ginjal?

Melansir laman Klinik HealthMed, kanker ginjal adalah jenis kanker yang bermula dari pertumbuhan sel tidak normal di jaringan ginjal.

Sel-sel ini kemudian berkembang menjadi tumor ganas yang dapat merusak fungsi ginjal dan menyebar ke organ lain jika tidak segera ditangani.

Pada 2024, diperkirakan ada 81.610 kasus baru dan 14.390 kematian akibat kanker ginjal di Amerika Serikat.

Penyakit ini berkembang secara perlahan tanpa gejala pada tahap awal. Namun, ketika sudah membesar atau menyebar, pasien mulai mengalami tanda-tanda seperti nyeri punggung, darah dalam urine, dan penurunan berat badan drastis.

Dokter biasanya mendiagnosis kanker ginjal melalui pemeriksaan pencitraan seperti USG, CT scan, atau MRI untuk memastikan ukuran dan penyebarannya.

Jenis-jenis Kanker Ginjal

Kanker ginjal terbagi menjadi beberapa jenis utama, antara lain:

– Renal Cell Carcinoma (RCC): Jenis paling umum yang berasal dari lapisan penyaring ginjal (tubulus).
– Transitional Cell Carcinoma: Muncul di area yang menghubungkan ginjal dengan ureter.
– Wilms’ Tumor: Biasanya terjadi pada anak-anak, namun jarang ditemukan pada orang dewasa.
– Sarcoma: Jenis langka yang berkembang di jaringan ikat sekitar ginjal.
– Lymphoma: Kanker pada sel-sel sistem kekebalan tubuh yang dapat menyerang ginjal.

Penyebab Kanker Ginjal

– Merokok
Kebiasaan merokok menjadi salah satu penyebab kanker ginjal paling umum. Zat kimia dalam rokok dapat masuk ke aliran darah dan disaring oleh ginjal, sehingga menumpuk dan merusak jaringan.

Perokok aktif memiliki risiko dua kali lipat lebih besar terkena kanker ginjal dibandingkan non-perokok.

Studi tahun 2022 terhadap 150.000 orang di Inggris menunjukkan bahwa penggunaan ganja dapat menurunkan risiko kanker ginjal dan prostat pada pria.

– Obesitas
Kelebihan berat badan menyebabkan gangguan hormonal yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal.

Lemak berlebih meningkatkan kadar insulin dan hormon pertumbuhan, yang mendorong pertumbuhan sel tidak normal di ginjal.

Meta-analisis 24 studi menunjukkan risiko kanker ginjal naik 1,35 kali pada berat berlebih dan 1,76 kali pada obesitas.

Gaya hidup aktif dan menjaga berat badan ideal merupakan cara efektif mencegah risiko ini.

– Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Hipertensi jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, sehingga mengurangi kemampuan organ ini menyaring ‘limbah’.

Studi Korea menunjukkan tekanan darah tinggi meningkatkan risiko kanker ginjal, terutama pada penderita hipertensi pengguna obat.

Penggunaan obat tekanan darah tertentu dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko.

Oleh karena itu, penting bagi penderita hipertensi untuk rutin memantau tekanan darah dan menjaga pola makan sehat.

– Riwayat Keluarga Kanker Ginjal atau Kelainan Genetik
Jika ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker ginjal, risiko Anda untuk mengalami hal yang sama meningkat.

Beberapa kelainan genetik seperti sindrom von Hippel-Lindau juga diketahui menjadi penyebab kanker ginjal.

– Penyakit Ginjal Kronis dan Dialisis Jangka Panjang
Pasien yang menjalani dialisis bertahun-tahun akibat penyakit ginjal kronis memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ginjal.

Hal ini terjadi karena peradangan kronis yang merusak jaringan ginjal secara perlahan.

– Paparan Bahan Kimia Tertentu
Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia seperti trikloroetilen atau pelarut industri dapat meningkatkan risiko kanker ginjal.

Pekerja di pabrik kimia atau laboratorium perlu menggunakan alat pelindung diri dan menjalani pemeriksaan kesehatan berkala.

Gejala Kanker Ginjal dan Tanda-tanda Umumnya

Kanker ginjal sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, tetapi seiring perkembangan penyakit, beberapa tanda umum dapat muncul seperti:

– Nyeri di punggung bawah atau sisi tubuh.
– Urine bercampur darah (hematuria).
– Penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
– Kelelahan ekstrem dan kehilangan nafsu makan.
– Pembengkakan pada perut atau pinggang.

Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Ginjal

Mencegah kanker ginjal dapat dimulai dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Hindari rokok, jaga berat badan ideal, dan perbanyak konsumsi air putih agar fungsi ginjal tetap optimal.

Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin, terutama jika memiliki faktor risiko tinggi.

Tes darah, urine, dan pencitraan medis dapat membantu mendeteksi gangguan ginjal sebelum berkembang menjadi kanker. (nan)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments