Senin, September 21, 2026
BerandaHeadlinesPersebaya Sapu Bersih Piala Soeratin, Siap Wakili Jatim di Level Nasional

Persebaya Sapu Bersih Piala Soeratin, Siap Wakili Jatim di Level Nasional

SELASARSURABAYA – Tiga tim muda Persebaya berhasil menorehkan prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin Zona Jawa Timur, Persebaya U-13, U-15, dan U-17.

Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah, mengapresiasi perjuangan seluruh elemen yang terlibat dalam perjalanan tersebut.

“Pekan lalu, Persebaya berhasil menjuarai Zona Jawa Timur Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17. Ini merupakan hasil perjuangan bersama, mulai dari pengurus, manajer, pelatih, hingga pemain,” ujar Saleh, dikutip Senin (21/9/2026).

Tiga gelar tersebut sekaligus mencatatkan hattrick juara bagi Persebaya. Untuk pertama kalinya, Green Force berhasil menyapu bersih trofi Piala Soeratin Jawa Timur pada tiga kelompok usia dalam satu tahun penyelenggaraan.

Persebaya U-13, U-15, dan U-17 kini berhak membawa nama Jawa Timur ke tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus tanggung jawab baru bagi para pemain muda untuk kembali berjuang di level berikutnya.

“Seluruh tim menunjukkan perjuangan luar biasa. Alhamdulillah, tiga kelompok usia yang diikuti Persebaya mampu menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur di tingkat nasional. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami,” jelas Saleh.

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses pembinaan yang berjalan secara berkesinambungan. Persebaya memiliki kompetisi internal yang menjadi salah satu pintu awal bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.

“Persebaya memiliki kompetisi yang berkesinambungan dan terus berjalan. Dukungan PT Persebaya Indonesia juga luar biasa. Sebelumnya, kami memang sudah rutin menggelar kompetisi internal,” terangnya.

Dari kompetisi internal tersebut, pemain-pemain yang memiliki potensi kemudian diseleksi untuk memperkuat tim Piala Soeratin. Pemain yang terus berkembang memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan ke Elite Pro Academy (EPA), sebelum nantinya berpeluang menembus tim profesional.

“Jadi, jalurnya sudah kami siapkan secara bertahap. Dari kompetisi internal itulah pemain-pemain terbaik diseleksi untuk masuk ke tim Piala Soeratin. Dari sana, pemain yang memiliki potensi bisa naik ke EPA. Kemudian, pemain yang berkembang di EPA memiliki kesempatan untuk masuk ke tim profesional,” tambah Saleh.

Jalur tersebut menjadi bagian penting dari upaya Persebaya menjaga kesinambungan pembinaan pemain muda. Setiap kelompok usia memiliki tantangan masing-masing, tetapi seluruhnya diarahkan menuju tujuan yang sama: mencetak pemain yang siap berkembang ke level lebih tinggi.

Pelatih Persebaya U-15 Slamet Mujiono, turut mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Persebaya U-15 berhasil mengamankan gelar setelah melewati pertandingan final dengan perjuangan panjang hingga akhirnya menjadi yang terbaik di Jawa Timur.

“Persiapan kami berlangsung sekitar enam sampai sembilan bulan. Dalam waktu sepekan setelah kompetisi ini, kami manfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang masih ada,” kata Slamet.

Evaluasi menjadi penting karena perjuangan belum berhenti. Setelah menjadi juara Jawa Timur, Persebaya U-15 akan menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional.

Hal serupa dilakukan Persebaya U-17. Pelatih Yongky Kastanya menyebut perjalanan timnya menjadi pengalaman penting bagi para pemain, terutama karena mereka harus menjalani pertandingan di luar Surabaya.

“Meskipun harus bermain di luar Surabaya, mereka mampu menunjukkan permainan dan mental yang baik. Setelah menjadi juara Jawa Timur, kami langsung melakukan evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi tingkat nasional,” ujar Yongky.

Bagi Persebaya, tiga trofi tersebut menjadi gambaran dari proses panjang yang terus dibangun. Prestasi di lapangan berjalan beriringan dengan pembinaan yang dimulai dari kompetisi internal dan terus berlanjut hingga jenjang profesional.

“Kami berharap jalur pembinaan ini terus berjalan sehingga pemain-pemain hasil kompetisi internal bisa berkembang secara bertahap sampai ke level profesional,” tutup Saleh. (nan)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments