Jumat, Mei 22, 2026
BerandaHeadlinesGara-gara Petasan Persebaya Dihukum Denda Rp 250 Juta, Manajemen Buka Suara

Gara-gara Petasan Persebaya Dihukum Denda Rp 250 Juta, Manajemen Buka Suara

SELASARSURABAYA – Persebaya Surabaya mendapat sanksi denda Rp 250 juta dan penutupan tribun utara satu kali pertandingan kandang terdekat.
Sanksi ini diberikan Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat penyalaan petasan dan kembang api dalam jumlah banyak ketika Persebaya menjamu Persib Bandung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3/2026) lalu.

Aksi tersebut terjadi di Tribun Utara Stadion GBT dan dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI tahun 2025.

Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persebaya berupa penutupan Tribun Utara selama satu pertandingan saat Persebaya menjalani laga kandang terdekat.

“Merujuk kepada Pasal 70 ayat (1), ayat (2) jo lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 138 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Klub Persebaya Surabaya dikenakan sanksi penutupan sebagian stadion (Tribun Utara) sebanyak 1 (satu) pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat,” bunyi surat tersebut seperti ditulis Persebaya dalam akun Instagram, dikutip Sabtu (14/3/2026).

Komdis PSSI juga menegaskan bahwa apabila pelanggaran serupa kembali terulang, maka hukuman yang dijatuhkan bisa lebih berat.

“Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” lanjutnya.

Manajemen Persebaya pun angkat bicara terkait sanksi dari Komdis PSSI tersebut.

“Kami barusan menerima surat dari Komdis PSSI, kami mendapat sanksi uang dan penutupan tribun utara untuk satu pertandingan. Tapi tribun utara sudah kami tutup sampai akhir musim,” kata Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno.

Pria yang kerap disapa Vino itu melanjutkan, jauh sebelum surat keputusan dari Komdis PSSI tentang penutupan tribun utara satu pertandingan, manajemen Persebaya memang sudah mengumumkan untuk menutup tribun utara Stadion GBT sampai akhir musim. Yakni, saat menjamu Persita Tangerang, Sabtu (4/4/2026). Kemudian menyambut Madura United, Jumat (17/4/2026). Menjamu PSBS Biak, Sabtu (2/5/2026). Terakhir menjamu Persik Kediri, Sabtu (23/5/2026).

“Seperti yang sudah disampaikan di official (akun Persebaya), ketika lawan Persib terdengar suara mercon secara masif dan ujaran kebencian. Jadi itu (penutupan tribun utara) untuk menghindari agar tidak terjadi lagi,” tandas Vino. (gio)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments