Selasa, Mei 12, 2026
BerandaMetro SurabayaFK Unusa Bakal Jalin Kerja Sama dengan Asosiasi Rumah Sakit NU di...

FK Unusa Bakal Jalin Kerja Sama dengan Asosiasi Rumah Sakit NU di Seluruh Indonesia

FK Unusa
Dekan FK Unusa, Dr. Handayani, dr., M.Kes,. Foto: Selasar Surabaya

SELASARSURABAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) akan menjalin kerja sama dengan rumah sakit tergabung dalam Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSINU) di seluruh Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu daerah yang masih kekurangan dokter spesialis, dengan mengusulkan dokter dari wilayahnya untuk mengikuti program PPDS.

“Pihak fakultas membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dalam rangka pemenuhan kebutuhan tenaga dokter, khususnya spesialis di daerah,” ujar Dekan FK Unusa, Dr. Handayani, dr., M.Kes, usai pelantikan dan pengambilan sumpah dokter baru FK Unusa, (11/2/2026).

Handayani melanjutkan, kerja sama tersebut salah satunya didorong adanya sejumlah dokter baru lulusan FK Unusa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya dari Morotai, Tarakan, Manokwari, dan Sulawesi Utara.

“Keberagaman mahasiswa menunjukkan bahwa FK Unusa dikenal dan dipercaya secara nasional, kampus juga memiliki program beasiswa dan potongan biaya pendidikan, tertutama santri pondok pesantren dan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki kartu keanggotaan,” terangnya.

Seperti pada pelantikan dan pengambilan sumpah dokter kemarin yang terdapat sejumlah dokter baru dari luar Pulau Jawa.

Pelantikan yang di ikuti oleh 46 dokter baru, terdapat dari pulau-pulau terluar, dari tanah yang jauh dari rumah sakit besar, wilayah bagi sebagian plosok yang belum banyak orang yang tahu.

Handayani mengatakan 46 lulusan dokter itu terdiri atas peserta yang lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Agustus dan November 2025.

“Sebelum menjalani program internsip, para lulusan diwajibkan mengikuti sumpah dan pelantikan dokter sebagai bagian dari tahapan profesi,” jelasnya.

Handayani menjelaskan bahwa sejak awal hingga akhir periode ujian, tingkat kelulusan first taker FK Unusa mencapai 90 persen, angka tersebut melampaui standar minimal 75 persen yang menjadi salah satu indikator penilaian akreditasi fakultas kedokteran.

“Capaian tersebut menunjukkan semakin baiknya mutu dan kualitas proses pembelajaran di FK Unusa, capaian menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” tandasnya. (nan)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments