Selasa, April 21, 2026
BerandaHeadlinesDari SPG Kosmetik, Perempuan Ini Sekarang Sukses jadi General Manager Hotel di...

Dari SPG Kosmetik, Perempuan Ini Sekarang Sukses jadi General Manager Hotel di Surabaya

SELASARSURABAYA – Posisi sebagai General Manager (GM) hotel di kota-kota besar seperti Surabaya umumnya didominasi oleh laki-laki. Nyatanya sebuah hotel berbintang di kawasan Surabaya Selatan justru mempercayakan posisi tersebut kepada seorang perempuan.

Sudah lebih dari sebulan Satriani M Damanik dipercaya mengisi posisi sebagai GM EXCOTEL Design Hotel Surabaya. Mematahkan asumsi yang berseliweran di masyarakat bahwa perempuan cukup sulit menggapai posisi puncak sebuah hotel berbintang.

Bagi perempuan yang kerap disapa Odek ini, dunia perhotelan sudah diakrabinya sejak 20 tahun terakhir. Uniknya, ketertarikan ibu dari satu putri ini mulai tumbuh lewat suguhan film yang ditontonnya, The Wedding Planner.

“Film The Wedding Planner itu berkisah tentang seorang perencana konsep pesta pernikahan. Nah konsep-konsep pernikahan yang dia planning itu yang membuat saya tertarik. Keren ya kalau seandainya bisa bikin yang seperti itu,” kenang Odek, saat berbincang dengan media ini, Selasa (21/4/2026).

Dari film tersebut Odek tertarik untuk bergabung sebagai wedding planner. Namun siapa sangka jika ketertarikannya ini justru mengantarnya pada dunia perhotelan.

“Saya melamar kerja yang awalnya saya tidak tahu kalau itu hotel karena dulu kan kalau melamar pekerjaan alamatnya PO BOX ya. Setelah saya tahu dan ternyata juga diterima, ya sudahlah dijalani saja, kan juga berkaitan dengan event hotel untuk job desknya,” tutur Odek.

Menurut Odek, dunia perhotelan cukup menyenangkan karena memberinya kesempatan berkenalan dengan hal-hal maupun orang-orang baru. Apalagi Odek tipikal orang yang sangat suka bersosialisasi.

“Saya orangnya suka bersosialisasi, apalagi saya sempat kerja sebagai SPG (Sales Promotion Girl),” imbuhnya.

Ya, meski kini memegang jabatan tinggi di hotel, namun Odek tak sungkan mengungkap awal mula pekerjaannya sebagai seorang SPG. Pekerjaan ini sempat dilakoni Odek saat masih duduk di bangku kuliah.

“Memang tidak lama sebagai SPG kosmetik, hanya sekitar 6 bulan. Tapi ada banyak hal positif yang bisa dipetik, salah satunya tidak malu bersosialisasi dengan orang baru,” tukasnya.

Kemampuan Odek menyelami dunia perhotelan kian terasah dengan datangnya berbagai tawaran. Berbagai hotel berbintang di Surabaya pernah dipijak Odek dengan posisi yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Meski terbilang sukses dalam berkarier namun Odek tak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan yang sudah berumah tangga. Ini dibuktikan Odek dengan tetap melibatkan keluarga terutama pasangan dalam setiap mengambil keputusan yang bersinggungan dengan kariernya.

“Saya bisa berada di posisi sekarang itu tentu saja karena adanya dukungan dari keluarga ya, terutama suami. Beliau sangat luar biasa selalu mendukung karier saya. Nggak pernah komplain meski istrinya harus pulang malam karena urusan pekerjaan,” terangnya.

Odek menegaskan, setiap perempuan memiliki potensi untuk bekerja meski tak harus selalu bekerja di luar rumah. Bekerja juga bisa dari rumah.

“Kita para perempuan itu punya potensi kok, tinggal bagaimana kitanya saja untuk mengoptimalkannya. Bekerja juga bisa dari rumah. Tapi ya itu, adab itu nomor satu,” tegasnya.

Odek memang selalu menjunjung tinggi tentang adab termasuk dalam urusan rumah tangga. Bagi Odek, sebagai seorang istri adabnya adalah memuliakan suami, meski posisi seorang istri dalam pekerjaannya cukup mentereng.

Pun demikianlah ketika bekerja, Odek selalu mengutamakan adab dalam membimbing timnya.

“Adab itu di atas ilmu, nggak bisa kita bersikap sewenang-wenang,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Alamsyah Owner & Founder EXCOTEL Design Hotel Surabaya mengungkapkan jika keputusannya mempercayakan posisi GM kepada seorang perempuan sempat mendapat tentangan dari pimpinan lainnya.

“Ya ragulah, enggak begitu yakin awalnya kalau (perempuan) bisa jadi GM hotel. Tapi saya yakin hal itu bisa ketika bertemu sosok ibu Odek ini,” tegasnya.

Menurut Andy, sosok keibuan yang tegas dan lembut dalam diri seorang perempuan diperlukan untuk menggembleng tim EXCOTEL Design Hotel Surabaya.

“Insya Allah saya tidak salah pilih, karena sejauh ini saya melihat kepemimpinan ibu Odek ini cukup tegas tapi ada sosok keibuannya,” tukasnya. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments