Rabu, September 30, 2026
BerandaBisnisFESyar Jawa 2026 Bukukan Transaksi Rp8,21 Miliar

FESyar Jawa 2026 Bukukan Transaksi Rp8,21 Miliar

SELASARSURABAYA – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 sukses digelar selama 3 hari, 25-27 September 2026. Festival yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) ini berhasil mencatatkan transaksi penjualan dari 270 UMKM syariah sebesar Rp 8,21 miliar.

Selain itu, dari kegiatan business matching yang diikuti pelaku usaha, lembaga pembiayaan, mitra dagang dan pasar domestik serta internasional, FESyar Jawa 2026 menghasilkan komitmen transaksi perdagangan senilai Rp43,26 miliar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim mengatakan, kegiatan FESyar Jawa 2026 berakhir dengan sukses dan mencatatkan transaksi yang menggembirakan.

“Meski kegiatan ini berakhir namun semangat kolaborasi dan pengembangan ekonomi syariah akan terus berlanjut. Keberlanjutan sinergi menjadi penting untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ibrahim, dalam keterangan tertulis seperti dikutip Selasa (29/9/2026).

FESyar Jawa 2026 mengusung tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital’. Kegiatan ini menghadirkan 42 rangkaian acara dengan melibatkan 294 lembaga dan mitra strategis.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai sinergi yang telah terbentuk. Fokusnya mencakup penguatan UMKM, perluasan akses pembiayaan, peningkatan kemandirian pesantren, serta penguatan daya saing produk halal.

Menurut Emil, peningkatan daya saing pelaku usaha menjadi kunci agar produk halal Indonesia mampu memanfaatkan pertumbuhan pasar global. Karena itu, pendampingan usaha tidak boleh berhenti setelah kegiatan FESyar berakhir.

“Pangsa pasar di dunia diprediksi terus meningkat. Kita tidak boleh kasih kendor, kita harus manfaatkan peluang ini. Yang perlu dicatat adalah pentingnya pendampingan yang efektif untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi syariah global,” tandasnya.

Sebagai rangkaian terakhir menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, FESyar Jawa melengkapi penyelenggaraan sebelumnya di wilayah Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia.

ISEF 2026 akan diselenggarakan pada 14 -18 Oktober 2026 di Jakarta sebagai kelanjutan upaya penguatan sinergi untuk meningkatkan daya saing ekonomi syariah Indonesia. (rur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments